Trawlbens - Sebuah produk dianggap sukses apabila mendapat respon positif di mata masyarakat. Tanpa antusiasme mereka, kehidupan bisnis akan berlangsung lama jika sang pemilik memperbarui taktik bisnis yang dipakai sebelumnya, khususnya yang berhubungan dengan distribusi pemasaran. Taktik menarik ketertarikan pelanggan caranya cukup mudah, yang penting anda ingin mempraktikannya segera pada bisnis yang sedang anda operasikan. Sebagian cara ini bisa memandu bisnis anda menuju gerbang kesuksesan. Apa saja caranya? Inilah 7 taktik cermat supaya konsumen tergila-gila dengan produk anda.

Pilih Nama Produk yang Gampang Diingat

Nama produk yang susah mudah dibaca atau didengar tak akan menarik bagi konsumen. Dan sebaliknya, nama produk yang gampang diucapkan tentu makin gampang diingat pula. Sebab nama produk adalah yang dengan gampang menempel kuat di ingatan. Pemilihan nama produk benar-benar mempengaruhi perkembangan bisnis anda. Karenanya, pilihlah nama yang gampang diingat oleh orang. Hindari penggabungan huruf vokal yang terlalu banyak seperti Siaousi atau Bordeaux sebab nama ini susah diungkapkan dan diingat oleh konsumen lokal atau orang-orang Indonesia.

Buatlah Kemasan Yang Unik

Pengemasan produk juga tidak kalah penting agar disukai oleh anak muda millenial. Kemaslah produk anda dalam bungkusan yang unik dan lengkapi dengan nama produk pada kemasan bungkusan. Tujuannya supaya label produk tersebut gampang diperhatikan oleh konsumen. Kecuali itu, amati pemilihan warna kemasan. Hindari kemasan berwarna gelap, seperti hitam, navy, atau coklat yang tampilannya kurang eye catching. Pastikan kemasan yang anda pilih mempunyai tekstur yang kuat dan kokoh, sehingga mutu produk yang ada di dalamnya tetap terjaga.

cara agar produk laris

Buatlah Interaksi dengan Konsumen

Interaksi antara pemilik bisnis, karyawan, dan konsumen bisa dibangun lewat akun media sosial. Supaya interaksi kian kuat, maka lakukanlah bonding via media sosial dengan memberikan Q & A (Question and Asking) terhadap konsumen dan followers anda di media sosial. Tugas berikutnya ialah menjaga interaksi supaya tetap terjaga harmonis. Tanpa adanya interaksi, antusiasme konsumen untuk menanyakan suatu produk akan sirna dengan sendirinya. Seiring berjalannya waktu, konsumen akan lari ke penjual lain yang dianggap lebih kompeten dalam menjalin engagement. Kalau Anda tak mengharapkan itu terjadi, maka sebaiknya observasi apa yang diperlukan oleh konsumen.

Perkenalkan Produk secara Jujur

Kecanggihan teknologi membikin konsumen lebih teliti dan jeli kepada produk yang akan dibelinya. Sebelum membeli, konsumen akan membaca review mengenai produk hal yang demikian, baik review positif ataupun negatifnya. Konsumen akan melanjutkan ke tahap pembelian jika seandainya review produk itu bagus, dan juga sebaliknya. Sebagai penjual, Anda perlu memberi tahu produk secara jujur. Perkenalkan produk secara jujur mengenai bahan pembuatannya, manfaat produk, sampai cara penggunaan produk. Tawarkan produk yang memberi profit supaya konsumen kian berminat untuk mencoba produk anda

Layani Konsumen dengan Sepenuh Hati

“Pembeli ialah raja”, Anda perlu mengingat pepatah ini dikala melakukan suatu bisnis. Layani pembeli dengan sepenuh hati dan berikan apa yang diperlukan konsumen. Kalau konsumen puas dengan pelayanan yang diberikan, besar kemungkinan mereka akan menjadi salah satu pelanggan yang akan terus membeli produk Anda ke depannya. Pelayanan yang memuaskan bisa dibuktikan dari bagaimana Anda dan karyawan merespon pertanyaan konsumen. Tanggapi konsumen secara kencang, jika tak demikian, Anda akan kehilangan sebagian konsumen dalam waktu yang sama.

Baca Juga : Tertarik Dengan Peluang Bisnis Ekspor? Lakukanlah Tips Ini

Biarkan Konsumen Mengevaluasi Produk

Biarkan konsumen mengevaluasi produk yang dibelinya secara jujur via testimoni atau via kolom komentar yang tersedia. Pengukuran yang diberi konsumen bisa dibuat untuk bahan pertimbangan bagi calon konsumen dalam membeli barang, sehingga nantinya mereka tak salah beli. Pengukuran yang diberi oleh konsumen lebih diandalkan sebab mereka mengukur menurut apa yang dinikmati. Tetaplah terbuka meski pengevaluasian yang diberi konsumen negatif. Jadikan pengevaluasian ini sebagai bahan pelajaran supaya mutu produk Anda ke depannya kian membaik.

Mengadakan Giveaway secara Terjadwal

Konsumen mana yang tak antusias meniru kontes semacam giveaway? Meski kontes ini merupakan untung-untungan, tapi konsumen akan tetap antusias mencoba, siapa tahu mereka menjadi salah satu orang mujur yang memenangkan konstes yang anda buat. Antusiasme konsumen kian bertambah kalau hadiah yang ditawarkan menggiurkan. Kecuali menambah jumlah followers, kontes giveaway benar-benar baik dalam upaya menyajikan produk. Konsumen yang tadinya tak mengenal keberadaan produk Anda, kini menjadi tahu berminat untuk mencobanya sebab produk mempunyai testimoni yang baik.

Demikian 7 langkah yang dapat anda lakukan untuk membuat produk anda disukai oleh anak muda. Semoga berghasil.


Yuks!! Bagikan Artikel Ini