Trawlbens - Dalam dunia perlayaran, transaksi sewa dan menyewa kapal atau boat charter merupakan hal yang biasa. Sebab tidak semua orang mampu membeli kapal untuk kebutuhannya. Maka dari itu, banyak yang lebih memilih charter kapal untuk keperluan angkut barang atau orang.

Dalam perjanjian sewa kapal antara pemilik kapal dengan si penyewa, terdapat 3 metode penyewaan kapal yang biasa terdapat pada perjanjian sewa kapal atau boat charter. Ketiga metode ini bisa dipilih oleh si penyewa sesuai kebutuhan dan juga budgetnya. 3 metode penyewaan kapal yang dimaksudkan adalah sebagai berikut

1. Time Charter Party

Metode penyewaan kapal ini merupakan metode penyewaan yang menghitung biayanya berdasarkan durasi penyewaan, misalnya disewa 1 hari, 1 minggu, 1 bulan atau bahkan puluhan tahun. Dengan metode ini charterer (penyewa) bebas melakukan perjalanan kemanapun sesuai keinginan penyewa, asalkan tidak melebihi batas waktu yang telah ditetapkan.

Pada metode time charter party, beberapa biaya akan ditanggungkan kepada pemilik kapal atau owner, di antaranya adalah gaji Nahkoda dan ABK. Selain itu Nahkoda dan ABK juga disediakan oleh owner. Biaya pelumas, reparasi kapal, survey kapal dan asuransi juga menjadi tanggung jawab pemilik kapal. Tetapi tidak semua biaya ditanggungkan kepada pemilik kapal, ada beberapa biaya yang ditanggung oleh penyewa atau charterer, di antaranya biaya bahan bakar, biaya bongkar muat di pelabuhan, biaya air minum tawar dan juga disbursement di pelabuhan.

sewa kapal

2. Voyage Charter Party

Voyage Charter Party merupakan metode penyewaan kapal yang dihitung berdasarkan jumlah perjalanan kapal, dan tidak dibatasi oleh waktu perjalanan. Metode ini cocok untuk penyewa yang tidak memiliki banyak perjalanan. Sehingga biaya hanya ditanggungkan untuk tiap perjalanan saja, dengan begini biaya menjadi lebih sedikit dibandingkan membayar biaya berdasarkan waktu sewa.

Salah satu keuntungan dalam metode penyewaan kapal ini adalah seluruh biaya operasional kapal ditanggungkan oleh si pemilik kapal. Seperti biaya bahan bakar, biaya asuransi, biaya hidup Nahkoda dan Anak Buah Kapal, biaya bongkar muat, biaya reparasi kapal dan biaya disbursement di pelabuhan.

3. Bareboat Charter Party

Metode ini kurang lebih seperti time charter party, biaya penyewaan di tentukan berdasarkan waktu penyewaan, baik 1 bulan, 1 tahun bahkan puluhan tahun. Namun yang membedakan Bareboat Charter Party dengan Time Charter Party adalah seluruh biaya operasional dan penyediaan nahkoda serta anak buah kapal akan ditanggung oleh si penyewa (charterer).

Dalam metode ini, kedua belah pihak antara penyewa dengan pemilik kapal memeriksa bersama kondisi keadaan kapal, agar jika terjadi kerusakan yang berarti diketahui sebelum kapal tersebut di sewakan. Itulah 3 metode penyewaan kapal yang biasanya diterapkan dalam dunia pelayaran. Namun sebenarnya ada beberapa metode lainnya yang ada pada dunia pelayaran, namun 3 metode di atas merupakan metode yang paling banyak dipakai.

Selain memilih metode penyewaan kapal, memilih jasa sewa kapal juga merupakan sesuatu yang tidak boleh di abaikan. Sebab tidak semua jasa sewa kapal memiliki metode seperti ini, dan juga tidak semua jasa sewa kapal memiliki armada yang bagus. Untuk itu pilihlah dengan bijak jasa penyewaan kapal yang profesional dan memiliki izin usaha resmi.

Trawlbens sebagai perusahaan jasa pengiriman barang berbasis aplikasi pertama di Indonesia memiliki beberapa layanan andalan dalam dunia ekspedisi. Salah satunya adalah layanan penyewaan kapal TrawlBoat. TrawlBoat merupakan layanan sewa kapal yang dapat anda pesan hanya dari genggaman anda. Ya, layanan ini dapat di pesan melalui aplikasi Trawlbens. Anda bisa dengan mudah melakukan pembayaran serta memilih jenis kapal dan metode nya pada aplikasi Trawlbens. Jadi tunggu apalagi, segera beralih ke Trawlbens, A Super Logistics App In Your Hand.


Yuks!! Bagikan Artikel Ini