TrawlBens - Wabah penyakit menular dari virus Corona baru atau Covid-19 di Indonesia masih menjadi hal yang di takuti oleh banyak orang. Hal ini bukan tanpa alasan, penyakit yang disebabkan oleh Covid-19 sampai saat ini belum ditemukan obatnya maupun vaksinnya. Jumlah kasus positif dan kematian juga setiap hari semakin meningkat di seluruh dunia, tidak terkecuali di Indonesia.

Berbagai macam cara dilakukan oleh pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Indonesia. Mulai dari melarang kegiatan yang mengumpulkan massa seperti konser, pernikahan, bioskop, acara olahraga, dan lain-lain. Pemerintah juga telah membatasi penumpang transportasi umum seperti KRL dan juga bus umum, namun ternyata hal ini belum dapat membuat penyebaran covid-19 menjadi melamban. Untuk itu pemerintah menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa daerah di Indonesia. DKI Jakarta menjadi daerah yang pertama kali menerapkan PSBB, yang kemudian di ikuti oleh daerah lain.

Namun kebijakan ini tidak dapat berjalan baik jika tidak dibarengi dengan kesadaran masyarakat. Untuk itu peran masyarakat dalam melawan covid-19 adalah dengan mematuhi aturan yang dibuat oleh pemerintah. Selain itu masyakarat diminta untuk selalu mencuci tangan setiap memegang benda-benda yang umum dipegang oleh orang di tempat umum. Memakasi masker juga menjadi salah satu cara yang efektif untuk mengurangi penyebaran covid-19.

TrawlBens berpartisipasi dalam pemutusan rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia khususnya Jakarta dengan membagikan 5000 masker kepada masyarakat yang terdampak pada Selasa (5/05/2019) kemarin di sejumlah titik di Jakarta.

Beni Syarifudin, selaku founder TrawlBens mengungkapkan jika langkah ini adalah inisiatif darinya sendiri untuk membantu pemerintah dalam memerangi covid-19. Namun masker yang dibagikan juga bukan masker biasa, melainkan masker yang diproduksi di sebuah rumah penitipan yatim piatu di Bandung.

“Kami pesan di Bandung dan kebetulan pengrajinnya mereka mengasuh anak yatim dari NTT dan anak-anak itu pula yang membuatnya,” ungkap Beni.

Pada kesempatan itu TrawlBens membagikan bantuan berupa 5000 masker kepada masyarakat di beberapa titik di Jakarta. Tak lupa pula masker tersebut dibagian kepada polisi-polisi yang menjaga di titik check point.

"Pengendara motor, sopir angkot, bajaj dan pejalan kaki yang kami temui tidak menggunakan masker adalah sasaran utama kami," ujarnya.

Beni menambahkan jika satu buah masker yang dibagikan tersebut senilai satu bungkus dengan menu lengkap. Artinya aksi tersebut sama hal nya dengan membagikan 5000 paket nasi bungkus kepada masyarakat.

“Jika dikonversi nilai jual, masker yang kami bikin itu satuannya seharga Rp15.000-Rp20.000. Kami sengaja buat dengan kualitas yang bagus,” ungkapnya.

“Mungkin kalau diberikan nasi bungkus sekali makan dia akan lapar lagi. Kadang bagi yang tidak punya uang akan merasa sayang jika dibelikan masker. Mending dibelikan beras atau makan anaknya. Untuk itu kami pilih gerakan kali ini memberikan masker,” ujarnya.

Dengan aksi ini Beni berharap dapat membantu pemerintah dalam memerangi Covid-19. setidaknya untuk beberapa bulan ke depan, 5000 orang yang telah kami berikan masker ini terlindung dari Covid-19.

“Kami pun konsisten untuk terus membantu pemerintah mengatasi masalah-masalah ataupun musibah yang ada di Indonesia,” ucapnya.


Yuks!! Bagikan Artikel Ini